Jumat, 06 November 2009

Wisata Kuliner Jalan Alor-Kuala Lumpur

Apabila berkesempatan berwisata ke Kuala Lumpur, maka jangan lupa untuk mengunjungi,  paling tidak menikmati kawasan wisata Kuliner di daerah Bukit Bintang, tepatnya yang berada di Jalan Alor, berdampingan dengan Jalan Bukit Bintang dan Jalan Changkat Bukit Bintang.  Kawasan ini menjadi semarak dan padat menjelang sore hari sampai dengan tengah malam.
DSC05461DSC05462
suasana kuliner jalan Alor-Bukit Bintang, Kuala Lumpur
Yang menarik mengunjungi kawasan wisata kuliner Jalan Alor, karena setiap kedai dan restoran yang ada di kiri-kanan jalan, sebagian tempat duduknya digelar di pinggir jalan di udara terbuka. Biasanya di depan setiap  kedai akan berjejer para pelayan dengan ramah menyapa para pejalan kaki yang hilir mudik untuk singgah dan memesan serta menikmati  menu yang tersedia.  Namun suasananya tampak tertib dan tidaklah menggagu lalu lintas mobil maupun pejalan kaki. Selain itu di setiap kedai  dengan leluasa  kita  dapat menyaksikan sang juru masak mengolah hidangan yang  telah dipesan.
Untuk mencapai kawasan ini, kita dapat masuk dari Jalan Bukit Bintang, kemudian masuklah menyusuri  Jalan Changkat Bukit Bintang, berjalan sekitar 50 meter kita akan menemui Jalan Alor.   Pada sepanjang jalan Alor inilah pada sore menjelang malam akan ramai dikunjungi penikmat kuliner untuk melakukan santap malam. Sebelum mencicipi makanan di kawasan ini, sebaiknya lihat semua  dari ujung ke ujung untuk melihat menu dan hidangan yang dipajang di tiap kedai yang ada sekaligus untuk menyaksikan keramaian kawasan, setelah itu baru tentukan pilihan yang terbaik.
Menu makanan  yang disajikan aneka ragam dan rasa, dari masakan khas rasa melayu sampai chiness food tersedia.  Dari sate sampai ikan bakar, dan  banyak lagi menu favorit yang akan menggugah selera makan. Adapun menu wajib dan tersedia di kawasan ini, kalau kita cermati antara lain  Kepiting saus pedas, Black Pepper Crab, Five Spice Crab, Hong Kong Crab, Szen Chuan Crab, Sauce Sea food Crab, Chilli Crab, nasi ayam hainan,  Bak Kut Teh, Laksa,  sate, ikan bakar, sayap ayam panggang, mie goreng, mie kuah, atau sekedar ingin mencicipi nasi goreng aneka rasa. 
Bagi yang menyukai makanan  berasa  khas India,  di kawasan ini tersedia pula  kedai semacam itu.  Dan kita dapat melihat sang koki dengan cekatan membuat roti canai dengan mengubah segumpal adonan menjadi lembaran yang tipis, dan kemudian dilipat dan setelah itu ditempatkan pada lempengan logam panas, sampai  berubah warna menjadi kuning kecoklatan. Makanan ini terasa nikmat disajikan dengan saus kari.  Makanan roti canai ini, juga dapat diisi seperti  martabak dengan aneka rasa, bumbu, sayur, telur atau daging cincang.
Atau kalau tidak ingin makan, pada kawasan ini juga menyajikan kedai untuk menikmati sekedar kopi atau teh tarik Malaysia yang khas, sambil ditemani makan camilan kacang goreng.   Pada tempat tertentu di kawasan ini kita juga dapat menyaksikan begitu piawainya para tukang saji makanan dan minuman baik kopi maupun teh tarik diramu dan disaring dari ampasnya. Di kawasan ini, kita juga dapat merasakan lezatnya  air kelapa, cincau atau susu kedelai.
Bagi yang terbiasa menghangatkan badan sebelum atau sesudah makan, dapat mencoba juga berbagai minuman yang mengandung alkohol seperti bir. Dan lebih dari itu juga ada tersedia hidangan vegetarian, seperti sayuran dan minuman dalam bentuk jus. Beberapa kedai bahkan ada yang buka 24 jam penuh untuk melayani wisatawan  yang hilir mudik di kawasan ini. (Januminro).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar